PONTIANAK – Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap penggalangan dana atau donasi palsu yang memanfaatkan situasi bencana untuk meraup keuntungan pribadi.
Ia mengingatkan, kepedulian masyarakat untuk membantu korban bencana merupakan hal positif yang perlu dijaga. Namun, niat baik tersebut jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui penggalangan donasi fiktif yang berpotensi merugikan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mentransfer uang ketika menerima informasi penggalangan donasi. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi, rekening tujuan, serta kredibilitas penyelenggara agar bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada pihak yang membutuhkan,” ujar Kombes Pol. Bambang Suharyono.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat dapat menerapkan prinsip 3C sebelum berdonasi, yaitu Cek keaslian penggalangan dana, Cermati rekening tujuan transfer, dan Cari Tahu kredibilitas penyelenggara donasi. Masyarakat juga diharapkan tidak mudah percaya pada pesan berantai atau ajakan berdonasi di media sosial yang belum terverifikasi.
Kabid Humas menegaskan bahwa kewaspadaan dalam berdonasi bukan berarti mengurangi kepedulian terhadap korban bencana, melainkan memastikan bantuan disalurkan melalui jalur yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Apabila menemukan indikasi penipuan, masyarakat diimbau menyimpan bukti terkait dan melaporkannya kepada pihak berwenang.
“Donasi pakai hati, transfer pakai logika. Mari kita jaga semangat gotong royong dengan tetap cermat dan waspada agar niat tulus membantu korban bencana tidak menjadi keuntungan bagi para penipu,” tutupnya.
Melalui imbauan ini, Polda Kalbar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan. Polisi Bersama Masyarakat, menjaga keamanan dan memastikan kebaikan tersalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
