Monday, 25 May 2026 | --:-- WIB

7 Kuliner Legendaris Pontianak Wajib Coba: Review Lengkap

Kuliner Legendaris Pontianak

Apakah Anda sedang merencanakan perjalanan ke Kalimantan Barat? Jika iya, mencicipi kuliner legendaris Pontianak adalah agenda yang haram untuk dilewatkan. Kota yang dilalui Garis Khatulistiwa ini bukan hanya pusat perdagangan, melainkan surga tersembunyi bagi para pecinta makanan.

Perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, dan Dayak menciptakan cita rasa unik yang sulit ditemukan di tempat lain. Mulai dari hidangan kopitiam yang klasik hingga olahan babi yang gurih, semua ada di sini.

Dalam artikel ini, kami telah merangkum daftar kuliner legendaris Pontianak yang telah teruji oleh waktu. Kami memberikan ulasan mendalam mengenai rasa dan suasana, serta informasi lengkap agar Anda tidak tersesat. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

1. Kopi Asiang: Ikon Kuliner Legendaris Pontianak untuk Sarapan

Jika berbicara tentang kuliner legendaris Pontianak, nama Kopi Asiang selalu berada di urutan teratas. Warung kopi ini terkenal karena baristanya, Koh Asiang, yang ikonik dengan gaya meracik kopi bertelanjang dada.

Review Rasa & Suasana: Kopi di sini memiliki karakter body yang tebal dan rasa pahit yang pas, khas kopi Hainan. Menu andalannya adalah Kopi Susu dan Roti Srikaya. Rotinya sangat lembut dengan selai srikaya buatan sendiri yang manis gurih. Suasananya sangat hectic namun hidup. Anda akan duduk berdesakan dengan warga lokal, merasakan denyut nadi pagi kota Pontianak yang sesungguhnya.

  • Sejarah: Berdiri sejak tahun 1958, tempat ini menjadi saksi bisu perkembangan budaya ngopi di Pontianak.
  • Status: Halal (Menu Kopi & Roti), namun perhatikan menu sampingan lain di meja.
  • Harga: Mulai dari Rp 8.000 – Rp 25.000.
  • Jam Buka: 03.00 – 18.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Merapi, Benua Melayu Darat.

2. Bubur Pedas Pa’ Ngah: Cita Rasa Otentik Kuliner Legendaris Pontianak

Jangan terkecoh dengan namanya. Kuliner legendaris Pontianak yang satu ini tidak melulu soal rasa cabai. Bubur Pedas adalah hidangan khas Melayu Sambas yang kaya akan rempah dan sayuran.

Review Rasa & Suasana: Bubur Pedas Pa’ Ngah memiliki tekstur beras yang disangrai terlebih dahulu, memberikan aroma smoky yang unik. Kuahnya gurih dengan campuran daun pakis, kangkung, dan taburan kacang tanah serta ikan teri goreng. Rasanya kompleks: gurih, sedikit pedas lada, dan segar dari perasan jeruk sambal. Tempatnya sederhana, luas, dan nyaman untuk makan siang keluarga.

  • Sejarah: Merupakan salah satu pelopor bubur pedas komersial yang mempertahankan resep turun-temurun.
  • Status: 100% Halal.
  • Harga: Rp 15.000 – Rp 25.000 per porsi.
  • Jam Buka: 08.00 – 22.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. P. Natakusuma No. 74.

3. Nasi Ayam Afu: Primadona Kuliner Legendaris Pontianak (Non-Halal)

Bagi wisatawan non-muslim, Nasi Ayam Afu adalah kuliner legendaris Pontianak yang wajib masuk bucket list. Ini adalah nasi campur khas Pontianak yang sangat populer.

Review Rasa & Suasana: Sepiring nasi ayam ini disajikan dengan topping melimpah: ayam rebus, char siu (babi merah), siobak (babi panggang), lapciong, telur, dan timun. Kunci kelezatannya ada pada kuah kental putih telur yang disiram di atas nasi, menciptakan sensasi gurih dan lembut di setiap suapan. Suasana kedai selalu ramai, pelayanannya cepat, namun bersiaplah untuk antre saat jam makan siang.

  • Sejarah: Telah berjualan puluhan tahun dan menjadi standar rasa nasi campur di Pontianak.
  • Status: Non-Halal.
  • Harga: Rp 35.000 – Rp 50.000.
  • Jam Buka: 08.00 – 21.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Gajah Mada No. 46.
<iframe src="https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m18!1m12!1m3!1d3989.817722566489!2d109.3376978744764!3d-0.03136393554095494!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!3m3!1m2!1s0x2e1d59ad5e535855%3A0x607cb77f9a830b1c!2sAfu%20Chicken%20Rice!5e0!3m2!1sen!2sid!4v1769016416341!5m2!1sen!2sid" width="600" height="450" style="border:0;" allowfullscreen="" loading="lazy" referrerpolicy="no-referrer-when-downgrade"></iframe>

4. Chai Kue Siam A Hin: Camilan Wajib Kuliner Legendaris Pontianak

Belum ke Pontianak kalau belum makan Chai Kue (Choi Pan). Salah satu spot kuliner legendaris Pontianak untuk menikmati kudapan ini adalah di kawasan Siam.

Review Rasa & Suasana: Chai Kue di sini terkenal dengan kulitnya yang tipis namun kenyal, tidak mudah robek. Isiannya bisa pilih antara bengkuang, kucai, atau keladi. Yang membuatnya juara adalah siraman minyak bawang putih goreng yang melimpah dan sambal cuka yang pedas asam. Dimakan panas-panas saat sore hari adalah kenikmatan tiada tara. Tempatnya berupa ruko sederhana dengan konsep open kitchen, jadi Anda bisa melihat proses pengukusannya.

  • Sejarah: Kawasan Siam dikenal sebagai sentra Chai Kue sejak lama.
  • Status: Umumnya bahan Halal (tepung & sayur), namun pastikan bertanya terkait penggunaan minyak (kadang menggunakan minyak babi untuk aroma).
  • Harga: Rp 2.000 – Rp 3.000 per buah.
  • Jam Buka: 15.00 – 22.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Siam, Pontianak Selatan.

5. Es Krim Petrus: Penutup Manis Kuliner Legendaris Pontianak

Di tengah panasnya cuaca Khatulistiwa, Es Krim Petrus (Angi) hadir sebagai kuliner legendaris Pontianak yang menyegarkan. Lokasinya persis di depan sekolah Santo Petrus.

Review Rasa & Suasana: Ini adalah es krim homemade dengan tekstur yang tidak terlalu creamy tapi sangat lembut. Disajikan di dalam batok kelapa muda atau gelas, dengan varian rasa seperti cokelat, vanila, stroberi, nangka, hingga durian. Daging kelapa muda yang lembut berpadu sempurna dengan dinginnya es krim dan topping kacang merah serta cincau. Suasananya santai, cocok untuk nongkrong sore.

  • Sejarah: Berdiri sejak tahun 1950-an, menjadi memori masa kecil banyak warga Pontianak.
  • Status: Halal.
  • Harga: Rp 15.000 – Rp 25.000.
  • Jam Buka: 08.00 – 21.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Karel Satsuit Tubun No. 8.

6. Sate Kuah Salero: Uniknya Kuliner Legendaris Pontianak

Berbeda dengan sate Madura atau Padang, Sate Kuah Pontianak memiliki keunikan tersendiri. Warung Sate Salero (dulu Sate Bibi) adalah salah satu penyaji kuliner legendaris Pontianak jenis ini yang paling terkenal.

Review Rasa & Suasana: Sate ayam atau sapi di sini disajikan dengan bumbu kacang, lalu disiram lagi dengan kuah kaldu rempah yang hangat (mirip kuah soto). Perpaduan bumbu kacang yang manis gurih dengan kuah kaldu yang asin menciptakan harmoni rasa yang meledak di mulut. Daging satenya empuk dan potongannya besar.

  • Info: Anda bisa membaca lebih lanjut tentang variasi sate nusantara di Wikipedia untuk membandingkan keunikannya.
  • Status: Halal.
  • Harga: Rp 20.000 – Rp 30.000.
  • Jam Buka: 17.00 – 23.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Gajah Mada (Samping Gang Gajah Mada 2).

7. Kwe Cap Veteran: Sarapan Gurih Kuliner Legendaris Pontianak (Non-Halal)

Satu lagi untuk penggemar hidangan non-halal, Kwe Cap Veteran adalah kuliner legendaris Pontianak yang selalu ramai dikunjungi wisatawan maupun warga lokal saat sarapan.

Review Rasa & Suasana: Kwe Cap adalah potongan kwe tiau lebar yang disajikan dengan kuah kaldu babi yang rich, ditambah kulit babi goreng garing (samcan), tahu, dan telur kecap. Kuahnya gurih, light, namun sangat berkaldu. Kulit babinya yang garing akan melunak saat terkena kuah, memberikan tekstur kenyal yang nikmat. Tempatnya berada di ruko tua yang menambah kesan legendaris.

  • Sejarah: Resep keluarga yang dipertahankan puluhan tahun di jalan Veteran.
  • Status: Non-Halal.
  • Harga: Rp 30.000 – Rp 40.000.
  • Jam Buka: 06.00 – 12.00 WIB (Sering habis sebelum jam 11).
  • Lokasi: Jl. Veteran No. 16.

Menjelajahi kuliner legendaris Pontianak adalah pengalaman yang memanjakan lidah dan perut. Keberagaman etnis di kota ini menghasilkan variasi makanan yang luar biasa, mulai dari yang halal hingga non-halal.

Pastikan Anda mengatur jadwal makan Anda dengan baik karena porsi makanan di Pontianak cenderung besar dan mengenyangkan. Jangan lupa juga untuk selalu mengecek jam buka melalui Google Maps sebelum berkunjung agar tidak kecewa.

Selamat berwisata kuliner di Kota Khatulistiwa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

🔔
Artikel Baru Rilis! Klik untuk memuat ulang halaman.