Friday, 10 July 2026 | --:-- WIB

Tegas! Kapolda Kalbar Larang Penimbunan BBM Selama Operasi Ketupat Kapuas 2026

Penimbunan BBM

Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Pipit Rismanto, instruksikan tindakan tegas terhadap penimbunan BBM selama Operasi Ketupat Kapuas 2026 demi keamanan mudik.

PONTIANAK – Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan Hari Raya Idul Fitri, Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., memberikan instruksi keras terkait penimbunan BBM kepada seluruh personel Satgas Operasi Ketupat Kapuas 2026. Arahan ini disampaikan langsung di Halaman Masjid Annur Mapolda Kalbar pada Jumat (20/3) siang, dengan didampingi Wakapolda Brigjen Pol Hindarsono serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar. Langkah tegas ini diambil sebagai respon cepat atas maraknya isu kelangkaan bahan bakar yang meresahkan masyarakat di media sosial.

Tindakan Tegas Terhadap Penimbunan BBM oleh Oknum

Kapolda Kalbar menekankan bahwa penimbunan BBM merupakan tindak pidana serius yang akan ditindak tanpa kompromi. Modus operandi seperti penggunaan plat nomor kendaraan palsu atau praktik pengisian berulang oleh oknum tertentu menjadi perhatian utama dalam operasi ini. Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan bahwa jika ditemukan oknum, baik dari unsur TNI maupun Polri, yang terlibat dalam penyimpangan distribusi, maka akan segera diproses hukum atau diberhentikan secara tidak dengan hormat (PTDH).

Upaya pengawasan distribusi BBM ini sejalan dengan regulasi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional. Informasi lebih lanjut mengenai regulasi distribusi energi dapat dipantau melalui Kementerian ESDM. Dalam konteks pengamanan wilayah, Polda Kalbar terus memperketat pengawasan di SPBU dan jalur distribusi utama agar tidak terjadi penimbunan BBM yang merugikan masyarakat luas.

Kedisiplinan Personel dan Pencegahan Penimbunan BBM

Selain fokus pada penimbunan BBM, Kapolda juga menyoroti aspek disiplin personel. Ia menuntut seluruh anggota untuk selalu rapi, bersahaja, dan meninggalkan kesan rambut gondrong dengan alasan penyamaran. Menurutnya, profesionalisme intelijen terletak pada keterampilan, bukan pada penampilan yang berantakan. Kedisiplinan ini sangat krusial dalam menunjang citra Polri di mata publik saat menjalankan tugas di lapangan.

Di sisi lain, Irwasda Polda Kalbar, Kombes Pol. Sigit Jatmiko, memberikan teguran keras terkait penyalahgunaan anggaran operasional. Ditemukan oknum yang mangkir dari pos tugas namun tetap mencairkan dana. Pihak pimpinan memastikan bahwa anggaran tersebut harus ditarik kembali guna menjaga keadilan. Terkait aspek penegakan aturan internal, pembaca dapat merujuk pada artikel mengenai Hukum di Indonesia.

Sinergi dan Keamanan Selama Operasi

Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Hindarsono, memberikan apresiasi atas toleransi beragama yang terjaga di Polda Kalbar. Personel non-muslim berkomitmen menjaga rekannya saat salat dan merayakan lebaran, yang merupakan bentuk pengamanan nyata dalam bingkai NKRI. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan situasi Keamanan yang kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Untuk memitigasi risiko penimbunan BBM yang lebih luas, masyarakat diimbau untuk berperan aktif melaporkan kejanggalan di SPBU kepada pihak kepolisian. Penggunaan teknologi informasi dalam koordinasi operasi kini diwajibkan bagi seluruh personel, agar dinamika di lapangan dapat dipantau secara real-time. Hal ini memastikan bahwa setiap upaya penimbunan BBM dapat dideteksi dan digagalkan sebelum meluas.

Evaluasi Akhir Jelang Malam Takbiran

Kegiatan pengarahan ini merupakan rangkaian persiapan final sebelum malam takbiran. Kapolda dijadwalkan akan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) untuk memastikan kesiapan seluruh Satgas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada integritas personel dalam menindak praktik penimbunan BBM serta dedikasi dalam menjalankan tugas pokok.

Menjaga stabilitas harga dan ketersediaan BBM adalah tanggung jawab bersama. Dengan adanya pengawasan ketat terhadap penimbunan BBM di wilayah Kalimantan Barat, diharapkan arus mudik tahun 2026 dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar. Dedikasi tanpa alasan sakit yang dibuat-buat menjadi poin penting yang ditekankan oleh Wakapolda kepada seluruh jajaran agar pengabdian kepada negara tetap terjaga maksimal.

Sebagai catatan, pengawasan ini akan terus berlanjut hingga seluruh rangkaian operasi selesai. Polda Kalbar berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban masyarakat serta memberantas segala bentuk pelanggaran hukum termasuk penimbunan BBM yang memicu keresahan sosial di tengah masyarakat Kalimantan Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

🔔
Artikel Baru Rilis! Klik untuk memuat ulang halaman.