Wednesday, 27 May 2026 | --:-- WIB

Strategi Hebat Ketahanan Pangan Polres Singkawang: Panen Raya!

Ketahanan Pangan Polres Singkawang

Lahan produktif kelola Polri yang berlokasi di Jalan Air Merah RT 07 RW 02, Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan

SINGKAWANG, Ketahanan Pangan Polres Singkawang kini menjadi sorotan utama dalam upaya mendukung kedaulatan pangan nasional di awal tahun 2026. Polres Singkawang terus menunjukkan komitmennya yang tak tergoyahkan dalam mendukung program pemerintah pusat melalui aksi nyata di lapangan. Salah satu agenda krusial yang baru saja dilaksanakan adalah pengecekan lokasi serta persiapan panen jagung raya serentak kuartal I tahun 2026. Kegiatan ini bertempat di lahan produktif kelola Polri yang berlokasi di Jalan Air Merah RT 07 RW 02, Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan pada Senin (2/2/2026).

Langkah strategis ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian integral dari dukungan Polri terhadap Asta Cita Swasembada Pangan. Dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi area produktif, Polres Singkawang memberikan contoh nyata bagaimana instansi keamanan dapat bertransformasi menjadi motor penggerak sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Urgensi Program Ketahanan Pangan Polres Singkawang di Tahun 2026

Implementasi program Ketahanan Pangan Polres Singkawang di Kelurahan Pangmilang ini dihadiri oleh jajaran petinggi dan personel kewilayahan. Tampak hadir Kabag SDM Polres Singkawang, Kompol Tomy Chahyadi, S.E., M.H., didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangmilang Polsek Singkawang Selatan, Aiptu Iswan, serta personel Unit Intelkam Polsek Singkawang Selatan, Bripka Primadan.

Kehadiran para personel ini bukan tanpa alasan. Sinergi antara fungsi pembinaan sumber daya manusia dan pengamanan wilayah sangat diperlukan untuk memastikan program pangan berkelanjutan berjalan tanpa hambatan teknis maupun sosial. Kehadiran mereka menegaskan bahwa Polri sangat serius dalam mengawal ketersediaan pangan bagi masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas global yang diprediksi masih terjadi di tahun 2026.

Teknis Budidaya dalam Ketahanan Pangan Polres Singkawang

Dalam pengecekan tersebut, fokus utama tertuju pada kondisi fisik tanaman dan kesiapan logistik panen. Lahan yang dikelola merupakan lahan garapan mandiri anggota Polri Polres Singkawang dengan luas mencapai kurang lebih 2 hektare. Pemilihan lokasi di Singkawang Selatan dinilai sangat tepat karena kondisi tanah yang mendukung pertumbuhan tanaman palawija.

Keberhasilan Ketahanan Pangan Polres Singkawang juga didukung oleh penggunaan bibit unggulan jenis NK Naga. Varietas ini dipilih karena memiliki daya tahan yang tinggi terhadap serangan hama dan penyakit, serta potensi hasil panen yang melimpah. Saat ini, tanaman jagung tersebut telah memasuki umur sekitar 100 hari setelah tanam (HST), sebuah fase krusial di mana tongkol jagung sudah terisi sempurna dan siap memasuki tahap pengeringan alami sebelum dipetik.

Prediksi Hasil Panen Ketahanan Pangan Polres Singkawang

Berdasarkan hasil observasi mendalam di lapangan, kondisi tanaman jagung berada dalam kategori sangat baik. Daun yang hijau segar dan ukuran tongkol yang seragam menunjukkan bahwa pemeliharaan dilakukan secara intensif oleh personel Polres Singkawang. Estimasi waktu panen jatuh pada awal Februari 2026, yang akan dilaksanakan secara serentak mengikuti jadwal panen raya nasional kuartal I.

Program Ketahanan Pangan Polres Singkawang ini diprediksi akan menghasilkan tonase yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal di Kalimantan Barat. Dengan luas lahan 2 hektare, produktivitas jagung NK Naga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menekan inflasi daerah, khususnya pada sektor pakan ternak dan konsumsi rumah tangga yang seringkali mengalami lonjakan harga di awal tahun.

Sinergi Asta Cita dan Ketahanan Pangan Polres Singkawang

Penerapan konsep Asta Cita dalam program Ketahanan Pangan Polres Singkawang menunjukkan bahwa Polri kini memiliki peran ganda. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polri juga menjadi agen pembangunan nasional. Hal ini sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas, di mana kemandirian pangan menjadi pondasi utama kekuatan sebuah bangsa.

Melalui kegiatan ini, Polres Singkawang berharap dapat menginspirasi kelompok tani lokal dan masyarakat sekitar untuk lebih produktif dalam mengolah lahan mereka. Transformasi lahan tidur menjadi lumbung jagung adalah bukti bahwa dengan manajemen yang tepat dan kerja keras, tantangan pangan masa depan dapat diatasi secara gotong royong.

Manfaat Sosial Ekonomi Ketahanan Pangan Polres Singkawang

Manfaat dari Ketahanan Pangan Polres Singkawang tidak hanya dirasakan oleh internal institusi, tetapi juga meluas ke masyarakat Kelurahan Pangmilang. Pelibatan masyarakat lokal dalam beberapa tahapan pengolahan lahan menciptakan lapangan kerja sementara dan transfer pengetahuan tentang teknik pertanian modern kepada warga sekitar.

Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum yang tegas, tetapi juga sebagai mitra strategis petani. Dengan adanya pendampingan dari Bhabinkamtibmas, para petani merasa lebih aman dan termotivasi untuk meningkatkan hasil bumi mereka. Ketahanan pangan yang kuat secara langsung akan berdampak pada penurunan angka kriminalitas, karena kesejahteraan masyarakat yang terjaga dengan baik.

Mengapa Jagung NK Naga?

Untuk menambah nilai informatif bagi Anda, penting diketahui bahwa pemilihan varietas jagung NK Naga dalam program Ketahanan Pangan Polres Singkawang didasarkan pada riset agronomi terbaru. Berikut adalah keunggulan varietas ini yang perlu Anda ketahui:

  • Ketahanan Kekeringan: Sangat cocok untuk wilayah Kalimantan Barat yang memiliki karakteristik cuaca yang kadang tidak menentu.
  • Bobot Tinggi: Memiliki rendemen yang baik, sehingga hasil timbangan saat dijual ke pengepul lebih menguntungkan petani.
  • Tahan Penyakit Bulai: Salah satu momok petani jagung adalah penyakit bulai, dan NK Naga memiliki proteksi genetik terhadap ancaman ini.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kebijakan pangan nasional, Anda dapat merujuk pada informasi resmi di Kementerian Pertanian Republik Indonesia atau memantau update terkini melalui laman Humas Polri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

🔔
Artikel Baru Rilis! Klik untuk memuat ulang halaman.